“Judul diatas salah ketik?” “TIDAK”
“Judul nya aneh ?” “BISA JADI …BISA JADI”.
“Judulnya agak Alay?” “IYA
…IYA”
Judul itu benar adanya kubuat dengan sadar sesadarnya , dimulai dari Fa - rewel karena farewell party di februari awal yang
bikin rewel. Lalu Wi - sudah yang
acara wisuda minggu lalu sudah usai begitu aja. Sudah gitu aja kok. Nggak maksa
banget lah judulnya.
Bulan Februari ini, seakan merupakan ending dari setelah 4 tahun lebih
sedikit cukup kenyang makan bangku perkuliahan dan akhirnya lulus dari kampus
biru, kata Rektor saya sih gitu. Menurut sepengetahuanku kampus biru itu sebagai
julukan untuk Universitas Gajah Mada dan pastinya UNP Kediri, nah sekarang tebak saya di Universitas mana (sambil melet).
Untuk acara farewell party yang membuat rewel atau
geger gara gara dress code batik dan
harus berwarna dasar hitam. Jelas kami kelas 4 A Untholers pingin tampil kompak
dengan pakai seragam batik, namun karena sudah jarang bertemu satu sama lain apalagi
tidak mungkin mengumpulkan 40 orang anggota untholers sehingga komunikasi
kurang lancar, yaudahlah masing masing berseragam dengan teman yang masih bisa
dijangkau. Aku, Gunawan, Lebo, Indose jelas masih sering bertemu dan sepakat
untuk bikin seragam bareng. Sudah diduga keributan terjadi disaat milih kain.
Pra dan Paska bikin sragam panti
Merayakan Farewell party, semacam pesta perpisahan yang diselenggarakan
untuk satu tingkatan Prodi Bahasa Inggris Fakultas Pendidikan. Namanya pesta ya
berarti ini ungkapan kegembiraan, patut disyukuri udah khatam kuliahnya, ngga
perlu berjubel bikin sesak lagi mahasiswanya maupun motor nya diparkiran yang
luasnya tak terkira di kampus tercinta. Dosen – dosen pun melepas kami dengan
ceria, mungkin dalam hati lega banget udah ngak lihat muka muka bikin nyesek
hati gara gara skripsi mereka dan entah kebandelan lain yang membuat sakitnya
tuh disini.
Rangkaian acara Farewell Party di hotel Lotus Kediri
Dosen dan
mahasiswa bernyanyi silih berganti, kita yang duduk di bangku belakang dekat
tempat prasmanan, bak sosok kaum jet set
yang menikmati hidangan mahal sepaket dengan acara hiburannya. Cukup lama acaranya,
tapi belum juga dimulai sesi makan makan nya. Boleh dong saya coba untuk bilang
“ Eh wayahe menthong” malah teman sebelah bilang “ Kowe iki koyo wong gunung ae
nang hotel og ngarani menthong” Terpaksalah dibimbing Agung Alay yang bawa lepek
menuju kearah prasmanan. Gak apa apa juga dong kalau sambil incip
incip lauknya pokoknya gak ketahuan, kalau ketahuan ngga apa apa juga lah, kita
kan bayar. (melet lagi). Beneran sejam
kemudian baru sesi makan makan dimulai. Tempat prasmanan langsung diserbu,
sedikit ricuh terdengar pula ada
teriakan minta piring, garpu, nasi. Para dosen terlihat ketir ketir melihat
mahasiswanya yang kalap demi dapat jatah nasi.
Dilanjut poto bersama. Alhamdulillah
panggung gak rubuh nampung mahasiswa seprodi.
Tempat prasmanan sebelum tragedi pengincipan crispy daging
Senin16 Februari hari wisuda, pagi berangkat menuju
lokasi bersama Ibunda lalu bergegas menuju barisan, Hampir telat ternyata,
untung kita sudah janjian 4A harus berjejer 1 baris. Acara cukup lancar, berjalan dipanggung untuk menyampirkan toga
juga lancar. Tidak lupa sang Rektor menyanyikan lagu “Sekuntum Mawar Merah”
untuk yang kesekian kalinya. Oh iya terimakasih untuk Anne Christira (Tongtong artis kampus biru) udah
menyanyikan lagu “When I Was Your Man” kesukaanku pas wisuda, meski liriknya
diganti “When I Was Your Girl” jelas lah Tongtong kan girl, iya kan??? Terimakasih
juga sahabat Lokajaya atas banner ucapan nya dan semua sahabatku atas ucapan selamatnya. Hanya bisa bilang
terimakasih (emotikon nangis)
Tongtong artis kampus biru
Habis kelar acara wisuda foto bersama Ibunda dan Ayahanda, ini yang bikin kesel fotonya gak sesuai
keinginan padahal sekali jepret cukup lumayan harganya,(nuntut Tata potograper) Ya mungkin pengaruh cuaca juga yang udah
bikin wajah lusuh, kusam, kumut dan angle nya bikin tubuh terlihat gemuk
padahal cuma kekar doang (melet ketiga).
Wisuda sudah. Yasudahlah untuk teman teman Untholers dan Mahananian yang belum
diwisuda (ngga tak sebut namanya takut malah nanti jadi buronan) pokoknya
semangat. Wisuda tidak menentukan apa apa. Ini cuma soal waktu. Iya saya
waktunya duluan. Byyyeeeeeee…(Melet
terakhir)
kumpulan dokumentasi yang terisa
hahahahha ngakak tenin aku mas gus :D
BalasHapushihihi.....smoga tahun depan giliran kamu yang fa rewel dan wi sudah
BalasHapuskenapa judulnya huruf e di pisah guuuuussssss????
BalasHapusia tut biar seru..... :)
BalasHapus